Ke mana penyudahnya…

Mana hujung  dan mana pangkalnya. Sampai bila umur kita nak di habiskan dengan dengan “lagha”/lara. Sekelumit ilmu seringkali menjadikan kita sibuk. Apakah ini tanggungjawab atau sekadar merosakkankan diri sendiri. Sesekali lihat kembali hobi-hobi yang kita ceburi, adakah ia mendekatkan diri kita pada Tuhan atau sekadar mewarisi retorik-retorik indah yang diulang-ulang untuk menegakkan lidah sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: