Tukang laga

Gayong perlukan penyatuan pengamal-pengamalnya. Walaupun pertubuhan dan persatuan berbeza, ilmu yang diwarisi adalah dari perdu yang sama. Namun perkembangan terkini tidak menggambarkan suasana ini. Sikap buruk dan pencacai merosakkan ramai pengamal gayong yang dulunya murni dan toleren. Tiada siapa yang untung dalam soal ini, yang paling bertuah ialah dedalu yang menumpang gelanggang dan titik peluh orang demi populariti . Manusia seperti ini sebenarnya masih mencari-cari haluan dan tujuan kehidupan. Aib orang usah dicari, carilah ilmu untuk diwariskan pada anak-anak bangsa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: