Belajar untuk baiki diri

Utamakan diri dahulu sebelum kita sibuk untuk membetulkan orang lain. Ilmu yang ada di dada kita bukan untuk menghentam orang lain, sebaliknya ia untuk kita praktikkan. Ramai orang pandai dan boleh menjadi tiong emas untuk menghentam orang lain, seronok. Ironinya lihatlah akhlak dan perilaku pekerjaan tiong-tiong emas tadi. Zaman akulah hebat, akulah pandai dan akulah gedebe sudah lama berlalu. Zaman ini orang lebih minat pada “dia berhemah, prihatin, tulus dan berbudi luhur”. Orang pandang pada budi bukan pada body.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: