Tersenyum kelat

Dalam keghairahan kita berjual beli keris dan senjata warisan lain, ramai yang tersenyum kelat. Pelbagai ragam dan karenah manusia boleh kita ketemui dalam dunia kecil ini. Keluhuran peribadi menjadi sandaran jika kita ingin bertahan lama dalam bidang ini dengan nama yang baik. Semakin lama dalam bidang yang penuh dengan senjata tajam dan tikam-menikam ini semakin baik untuk kita menyibukkkan diri dengan kerja buat kita sendiri. Jika ada yang patut kita nasihat, kita tolong nasihatkan. Jika tidak lebih baik cari bantal, tidur aje atau masuk bengkel belakang rumah, cuci keris dan cuci hati sekali.

One Response to “Tersenyum kelat”

  1. Kibaran Panji Says:

    molek benar buah fikir cikgu tu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: